Zikrullah, konsep, aplikasi dan keutamaannya-Zikir adalah kalimat sehari hari yang diucapkan di kalangan umat Islam. zikir juga merupakan bagian dari ibadah. tahukan kamu apa sebenarnya makna zikir? bagaimana mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari hari? dan apa keutamaan zikir bagi umat Islam?
Artikel ini berusaha untuk menjelaskan agar umat tahu maknanya dan tahu cara mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari hari.
KONSEP ZIKRULLAH
Zikrullah berasal dari perpaduan dua kosa kata Arab, yaitu zikr yang artinya ingat, mengingat dan Allah artinya Tuhan Allah. jadi zikrullah adalah mengingat Allah. Zikrullah sekilas sederhana sekali, karena pekerjaan mengingat sesuatu yang belum lama dekerjakan itu sangat mudah. namun hakikat mengingat Allah disini adalah mencurahkan daya pikirnya untuk mengingat KEBESARAN Allah sebagai TUHAN yang mempunyai sifat RUBUBIYYAH, ULUHIYYAH, Asma' dan Sifat.
Rububiyatullah adalah segala sifat KEMAHABESARANNYA, seperti al Khaliq, Ar- Razzaq, al Mudabbir, al Qawi, Al Aziz, al Wahhab dan seterusnya. disini mengingat Allah berarti mengingat keBesarannya yang tiada tandingnya. Hanya Allah yang Maha Segala galanya.
Sementara itu Uluhiyyatullah. berarti mengingat dengan sadar dan meyakini bahwa yang berhak untuk disembah hanya Allah semata. tidak ada zat lain yang berhak untuk disembah.
Banyak orang yang keliru dalam bertauhid, meyakini kehebatan Allah tapi masih takut dengan manusia, baik karena faktor jabatan atau faktor ekonomi. bertauhid tapi masih mendua. bertauhid tapi takut ini takut itu... mestinya dalam bertauhid harus pasrah total kepada Allah. tentunya dengan usaha manusia terlebih dahulu.
Zikrullah itu boleh kapan saja dan dimana saja. sebagaimana orang bertaqwa itu dimana saja. Rasulullah saw. bersabda :
ٍاِتَّقِ اللهَ حَيثُمَا كُنْتَ وَاتْبِعِ السَّيئَةَ الحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَ خَالِقِ النَّاَس بِخُلُقٍ حَسَن
"Bertakwalah kepada Allah di mana saja kamu berada, iringilah keburukan dengan kebaikan, niscaya ia akan menghapusnya, dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik."
(HR. At- Tirmidzi dengan derajat Hasan)BAGAIMANA MENGAPLIKASIKANNYA
Zikir yang utama adalah mengucapkan dan mentadabburi kalimat tauhid yaitu Lailaha illallah, kemudian subhanallah, alhamdulillah, allahu akbar, la haula wa quwwata illa billah dan lain sebagainya.
Anda dapat mengucapkan kapan saja dan dimana saja. itu sudah termasuk zikir kepada Allah. bershalawat kepada rasulullah dan berdoa meminta kepada Allah juga termasuk zikir. dan bentuk zikir yang paling sempurna adalah shalat. di dalam shalat ada kalimah thayyibah, ada lafadz doa. ada shalawat dan hai'ah gerakan yang menunjukkan ketundukan kepada Allah swt.
Allah berfirman dalam Q.S Thaha : 14 :
اِنَّنِيْٓ اَنَا اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنَا۠ فَاعْبُدْنِيْۙ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ لِذِكْرِيْ
"Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah salat untuk mengingat Aku"
APA KEUTAMAANNYA
Keutamaan zikir itu banyak sekali, secara logis zikir tentu dapat meningkatkan ketaatan kepada Allah dan menguaatkan keimanan. karena orang yang selalu mengingat Allah ia dapat menjaga dirinya dari sifat sifat tercela dan sombong.
zikir yang berupa ucapan istighfar, disamping dosanya diampuni oleh Allah rezekinya juga akan ditambah. mengucapkan Lailaha illahllah juga dapat terhindar dari api neraka. zikir yang dilakukan dengan shalat baik shalat fardhu maupun shalat sunnah dapat mencegah dari perbuatan keji dan munkar. sebagaimana firman Allah swt. dalam Q.S Al Ankabut ayat :45 ا ُتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِم
الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ
“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad), yaitu Al Kitab (al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
yang tidak kalah penting adalah bahwa orang orang yang berzikir hatinya tenang jauh dari kegalauan duniawi. َQ.S Ar Ra'ad 28 :
الذِّيْنَ امَنُوْا وَ تَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللهِ اَلاَ بِذِكْرِ اللهِ تَطْمَئِنُّ القُلُوب
orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.dengan demikian orang yang berzikir adalah orang orang yang berkemajuan, bukan hanya asebatas di dunia cita cita sampai di akhirat ingin mendapatkan tempat yang mulia disisiNya.
wallahu a'lam bishawab.